A+ A A-

  • Dilihat: 123

WASPADA TERHADAP PARA PENYESAT

HARI MINGGU III PRAPASKAH
Yudas 1: 1 – 16

..., supaya kamu tetap berjuang untuk mempertahankan iman yang telah disampaikan kepada orang-orang kudus.ayat 3c

Asli dan palsu dapat kita temukan di segala bidang kehidupan. Mulai dari kualitas benda hingga kualitas iman dan ajaran. Dalam suratnya, Yudas menyampaikan secara blak-blakan tentang ajaran palsu yang berkembang di tengah kehidupan jemaatnya. Ajaran palsu tersebut begitu menarik sehingga mampu memikat siapa saja yang lemah imannya, tidak kritis dan kurang hati-hati.

Menyadari kondisi tersebut, Yudas mengingatkan jemaat agar selalu waspada dan tidak terjebak oleh tipu daya para penyesat yang notabene berasal dari antara mereka. Menurut Yudas, cara menguji kualitas pribadi dan ajaran seseorang adalah dengan melihat perilaku kehidupannya sehari-hari. Para penyesat umumnya lebih mengutamakan kepentingan pribadi dan pemuasan hawa nafsu ketimbang kekudusan hidup. Mereka bahkan menyangkal Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat (ay.4).

Para penyesat memang seperti virus mematikan yang menjangkiti jemaat. Mereka bisa tampak sangat giat dan misioner, namun sesungguhnya mereka suka memecah-belah. Mereka bisa sangat pintar mengajarkan Firman Tuhan, tetapi hidup mereka penuh kebusukan dan suka mencari keuntungan sendiri. Celakanya lagi, mereka berani menggunakan ayat-ayat Alkitab untuk membenarkan diri. Orang-orang seperti ini lupa bahwa TUHAN sanggup menghukum setimpal dengan perbuatan mereka.

Peringatan Yudas dalam suratnya ini juga ditujukan kepada kita di masa kini. Waspadalah terhadap orang-orang yang terlihat bak musang berbulu domba! Kewaspadaan perlu ditingkatkan dengan cara tekun mendalami Firman Tuhan sebagai penuntun sejati hidup beriman, sambil memohon hikmat dan tuntunan Roh Kudus untuk hidup dalam ketaatan dan kekudusan.

Dengan kewaspadaan rohani ini kita akan mampu membedakan manakah ajaran yang asli dan yang palsu. Bahkan kita mampu menghadapi para pengajar sesat yang berupaya menggoyahkan iman kita kepada Tuhan.

EKKLESIA DARING

Sesuai dengan surat Pemberitahuan MS GPIB no. 9708/VII-20/MS.XX tanggal 13 Juli 2020 dan keputusan Sidang Majelis Jemaat tanggal 31 Juli 2020 Ibadah Hari Minggu akan kembali dimulai secara daring/online pada 2 Agustus 2020 dan seterusnya, sampai ada pemberitahuan selanjutnya.