A+ A A-

Salam Sejahtera Jemaat GPIB Ekklesia di DKI Jakarta.
Mencermati perkembangan terkini terkait kondisi Pandemi Covid 19 khususnya di DKI Jakarta yang dalam beberapa minggu terakhir ini mengalami peningkatan kasus positif Covid 19, maka bersama ini disampaikan bahwa Ibadah Hari Minggu (IHM) Luring/Tatap Muka Terbatas sementara waktu ditiadakan sampai batas waktu yang belum ditentukan dan akan di evaluasi mengikuti perkembangan yang ada.
Jemaat dapat mengikuti IHM secara Live Streaming jam 10.00 WIB melalui kanal Youtube GPIB Ekklesia.
Demikian disampaikan untuk dapat dimaklumi. Mari bersama membawa pergumulan ini dalam doa-doa pribadi maupun keluarga sehingga pandemi Covid 19 ini dapat segera berakhir.
Tuhan Yesus Memberkati.

  • Dilihat: 226

NILAI SEBUAH KESETIAAN

HARI MINGGU IV SESUDAH EPIFANI
2 Raja-raja 2: 1 – 18

Berkatalah Elia kepadanya: "Baiklah tinggal di sini, sebab TUHAN menyuruh aku ke sungai Yordan." Jawabnya: "Demi TUHAN yang hidup dan demi hidupmu sendiri, sesungguhnya aku tidak akan meninggalkan engkau." Lalu berjalanlah keduanya.ayat 6

Elia sedang menunggu waktu diangkat Tuhan ke sorga dan Elisa mengetahuinya oleh karena itu Elisa mengambil keputusan untuk terus mengikuti Elia kemanapun Elia pergi. Mereka mengunjungi 3 tempat; Gilgal, Betel dan Yerikho. Disini Allah mengutus Elia ke tiga tempat itu untuk mempersiapkan Elisa dan sekaligus menunjukan kepada orang banyak bahwa Elisa akan menjadi pemimpin mereka. Dalam perjalanan keliling bersama Elia, Elisa banyak mendapat tekanan dan cemooh dari rombongan para nabi, berkali kali mereka mencemooh dan mengintimidasi Elisa. Seandainya Elia pergi meninggalkan Elisa maka dia tidak bisa berbuat apa-apa. Tetapi Elisa tetap sabar dan setia mengikuti Elia.

Elisa juga mendapat ujian dari Elia. Pada saat Elia berkata tinggalah di sini saya mau melanjutkan perjalanan; seakan-akan Elisa akan ditinggalkan sendirian, tetapi Elisa tetap bersikeras mengikuti Elia. Dalam kesetiaan mengikuti Elia, Elisa akhirnya mendapat “warisan” Jubah Elia yang tertinggal, ketika Elia terangkat ke surga. Dengan Jubah itu Elisa melanjutkan karya Elia, menyuarakan suara kenabian dan mengadakan tanda-tanda mujizat di tengah kehidupan bangsa Israel.

Keteguhan hati dan kesetiaan Elisa untuk tetap setia mengikuti Elia yang sudah membimbing Elisa selama 10 tahun bersama sama melayani Tuhan memberikan pelajaran berharga bagi kita. Komitmen mengikuti dan melayani Tuhan bukan tanpa masalah. Tantangan dari dalam diri sendiri, maupun dari luar seperti dari kawan sepersekutuan. Sebagai bagian dari masyarakat, kita menjadi bagian dari komunitas lingkungan di mana kita berada di tengah tantangan pergaulan dan kita membutuhkan komitmen kuat untuk tetap setia pada panggilan menjadi saksi Kristus dimanapun kita berada. Tetaplah setia karena upahmu besar di Sorga.