A+ A A-

  • Dilihat: 103

Allah Tidak Lupa

HARI MINGGU EPIFANIA
Yesaya 49: 14-21

...Aku tidak akan melupakan engkau.ayat 15

Kita pernah mengalami perjumpaan dengan seseorang, kita mengenali wajahnya, tetapi lupa namanya atau kita tidak tahu ke rumahnya, tapi ketika diminta menyebut alamatnya kita tidak tahu. Allah tidak demikian, Allah berbeda dengan manusia, Allah mengenai umat-Nya satu persatu. Allah mengerti umat sampai di relung hati yang paling dalam. Allah sangat tahu umat berada dimana serta bersama siapa. Sebagai contoh, pemilik pabrik yang menghasilkan sesuatu dengan nomor seri dan kode tertentu tidak akan mengetahui barang hasil pabriknya digunakan oleh siapa. Masih terawat kah atau sudah rusak? Berbeda dengan Allah yang mengetahui segalanya.

Saudaraku, situasi umat di zaman nabi Yesaya sangat sulit. Dikatakan di ayat 7 umat dihina, dibenci banya orang, dan dipandang dengan perasaan jijik. Tidak heran dalam situasi seperti itu umat merasa ditinggalkan Allah. Umat harus menghadapi hari-hari kedepan tanpa Allah. Kita ketahui bahwa Sion adalah tempat yang sangat berarti bagi umat sebab disitulah pusat peribadahan umat. Sion juga merupakan tempat yang kokoh kuat, dan tidak bisa digeser sebegitu pula umat berkata “Tuhan telah meninggalkan aku, Tuhan telah melupakan aku.” Seruan umat diperhatikan Allah “AKU tidak melupakan engkau.” Janji itu dikokohkan oleh kalimat: “AKU telah melukiskan engkau di telapak tanganKu, tembok-tembokmu tetap di ruang mata-Ku”. Artinya Tuhan sendiri membangun persekutuan yang erat dan melekat pada umat.

Memasuki hari minggu pertama tahun yang baru 2019 ini, kita diingatkan bahwa Tuhan tidak melupakan umat-Nya. Pertanyaannya apakah kita sebagai umat yakin akan janji Allah tersebut? Lalu apakah kita juga membangun persekutuan yang erat dan melekat pada Allah? Mari bersyukur, karena Tuhan mengingat kita.