A+ A A-

YESUS ADALAH DAMAI SEJAHTERA KITA

“YESUS ADALAH DAMAI SEJAHTERA KITA”

Mikha 5 : 1 – 4a

Kita sering menyepelekan orang-orang kecil dan lemah. Sebab kita berpikir bahwa orang-orang seperti itu tidak akan mampu menjadi orang yang kuat dan besar. Apalagi membuat anak-anaknya kelak menjadi orang besar dan terpandang. Sikap dan pikiran serta anggapan seperti itu sudah harus ditinggalkan karena kenyatannya banyak orang yang tadinya kecil dan lemah tetapi kemudian menjadi seorang yang besar dan kuat. Banyak orang besar dan kuat yang kita lihat sekarang, ternyata orang tuanya dulu adalah seorang petani atau kuli bangunan atau penarik becak yang miskin, kecil dan lemah. Sebaliknya, ada orang-orang yang tadinya besar dan kuat tetapi kemudian menjadi orang kecil dan lemah. Demikian pula banyak orang tua yang besar dan kuat tetapi anak-anaknya tidak berhasil menjadi orang besar dalam hidupnya. Pertanyaan yang muncul adalah siapakah yang ada di balik semua kebesaran yang dialami oleh orang-orang kecil dan lemah? Jawabannya adalah Tuhan.

Bangsa Israel juga pernah berpikir bahwa seorang raja besar akan muncul dari suku dan keluarga yang besar dan kuat, yang tinggal di kota besar. Mereka beranggapan tidak mungkin seorang raja besar akan muncul dari kota atau keluarga kecil dan tidak terpandang.

Bethlehem di Efrata adalah sebuah kota kecil dan menjadi tempat tinggal kaum terkecil dari suku Yehuda. Dalam pandangan Israel, khusus kaum-kaum Yehuda lain, tidak mungkin seorang raja besar akan muncul dari kota tersebut. Tetapi melalui nabi Mikha, Tuhan justru memilih Bethlehem sebagai tempat lahir seorang raja yang dipilih dan diurapi oleh Tuhan. Raja yang akan mebebaskan Israel dari tekanan bangsa lain dan memerintah mereka sehingga mencapai masa keemasan seperti pada zaman Daud dan Salomo.

Pada zaman Mikha, Israel berada dalam kondisi tertekan oleh kekuatan Asyur. Hal itu membuat Israel selalu berharap akan muncul seorang raja yang akan membebaskan mereka. Tuhan mengutus Mikha untuk menghibur dan menguatkan umat dan bangsa Israel. Mikha mengatakan bahwa waktu kelepasan akan segera tiba. Seorang raja dari keturunan Daud akan segera muncul. Bagaikan seorang ibu yang sedang menanti waktu kelahiran anaknya, demikianlah Israel harus menanti kedatangan raja yang dipilih dan diurapi Tuhan. Ketika raja itu belum muncul, Israel akan terus ditekan dan ditawan. Tetapi ketika raja itu muncul maka sisa Israel yang tetap bertahan akan dibebaskan dan diselamatkan.
Sang raja yang diurapi Tuhan itu akan memerintah Israel dan dalam masa pemerintahannya, Israel akan dipulihkan dan dibaharui sehingga mengalami ketenteraman dan kesejahteraan seperti dahulu kala pada zaman Daud. Sebab raja itu itu tidak memerintah dengan kekuatan dan kemegahan diri sendiri atau demi kepentingan sendiri. Sang raja sadar bahwa ia diangkat dan diurapi menjadi raja oleh Tuhan; dia adalah milik Tuhan. Oleh karena itu, ia memerintah dalam kekuatan dan kemegahan nama Tuhan, dan dalam sikap seorang gembala; bukan penguasa. Ia mengumpulkan dan menyatukan kembali umat Israel di tanahya sehingga mereka tinggal tetap; tanpa takut terusir lagi oleh bangsa-bangsa lain.
Israel kembali menjadi bangsa besar, seiring dengan makin besar dan termasyur nama sang raja semapai ke ujung bumi. Sang raja menjadi symbol damai sejahtera bagi seluruh bumi; khusus Israel. Dibawah pemerintahannya, Israel tidak takut lagi diserang oleh Asyur karena telah disiapkan para gembala dan pemimpin yang siap menyerang Asyur dan menglahkannya.

Nubuat nimbi Mikha ini memberikan semangat baru bagi umat  dan bangsa Israel yang berada dalam ketakutan, sehingga mereka makin berpengharapan dan siap menanti kedatangan sang raja diurapi Tuhan. Sebab bersama sang raja, mereka akan menyongsong masa depan yang penuh damai sejahtera.

Sebagai warga bangsa dan Negara, kita berharap agar pemerintah terpilih, termasuk anggota kabinet yang sudah terpilih sungguh-sungguh bertindak sebagai orang yang dipilih dan diurapi Tuhan. Bahwa mereka akan memimpin sebagai gembala agar kehidupan rakyat dan harga diri bangsa kembali pulih dan menjadi besar serta disegani oleh bangsa-bangsa sekitar.

Sebagai umat, kita yakin bahwa Tuhan Yesus adalah Sang Raja dan Gembala yang dimaksudkan oleh Nabi Mikha. Tuhan  Yesus adalah damai sejahtera kita dan menjadi harapan seluruh bumi. Mari kita menanti kedatangannya, sebab Dia akan dating untuk melepaskan dan membebaskan kita dari semua pergumulan dan beban hidup yang berat. Dia akan memulihkan hidup kita dan membuat kita besar dan penuh damai sejahtera.

Sehubungan dengan situasi dan kondisi saat sekarang ini
Ibadah Hari Minggu di gedung gereja
TIDAK DILAKSANAKAN