A+ A A-

PPMJ No. 9/PPMJ-EKK/ TAHUN 2004 Tentang Karyawan

PERATURAN PELAKSANAAN MAJELIS JEMAAT
GPIB EKKLESIA di DKI JAKARTA
NOMOR: 9/PPMJ-EKK/ TAHUN 2004
TENTANG
KARYAWAN

MAJELIS JEMAAT GPIB EKKLESIA di DKI JAKARTA

MENIMBANG:

  1. bahwa penatalayanan yang terus bertumbuh sebagai Jemaat yang mandiri dalam jajaran GPIB, perlu didukung dengan karyawan yang membantu tugas-tugas di bidang administrasi penatalayanan tersebut;
  2. bahwa dalam upaya kelancaran dan ketertiban pelaksanaan tugas-tugas karyawan di Kantor Majelis Jemaat, keberadaan ketentuan yang mengatur tentang karyawan sangat dibutuhkan;
  3. bahwa untuk itu, dipandang perlu dibentuk Peraturan Pelaksanaan Majelis Jemaat yang  mengatur hal tersebut.

MENGINGAT:

  1. Bab V Tata Dasar Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat;
  2. Peraturan Pokok Nomor 1.

MEMPERHATIKAN: 

Pertimbangan, saran, dan usul Majelis Jemaat GPIB Ekklesia.


MEMUTUSKAN

MENETAPKAN:

Peraturan Pelaksanaan Majelis Jemaat (PPMJ) GPIB "EKKLESIA" di DKI JAKARTA tentang KARYAWAN GPIB Jemaat “EKKLESIA” di DKI JAKARTA.

 

 

BAB I
KETENTUAN UMUM
 

Pasal 1
PENGERTIAN

Yang dimaksud dengan Karyawan GPIB Jemaat Ekklesia di DKI Jakarta adalah:

  1. Seseorang yang bekerja di Kantor Majelis Jemaat GPIB Ekklesia, yang pengangkatannya ditetapkan dengan Surat Keputusan Majelis Sinode atas usulan Majelis Jemaat, yang selanjutnya disebut Karyawan GPIB;
  2. Seseorang yang bekerja di Kantor Majelis Jemaat GPIB Ekklesia, yang pengangkatannya ditetapkan dengan Surat Keputusan Majelis Jemaat, yang selanjutnya disebut Karyawan Honorer.

Pasal 2
PENGAWAS

Seluruh Tugas dan Kerja Karyawan Kantor Majelis Jemaat Ekklesia, berada dibawah Pengawasan Pelaksana Harian Majelis Jemaat GPIB EKKLESIA.

Pasal 3
BIDANG TUGAS KARYAWAN

Bidang tugas Karyawan Kantor Majelis Jemaat GPIB EKKLESIA terdiri dari:

  1. Kepala Kantor
  2. Bidang Administrasi
  3. Bidang Keuangan
  4. Bidang Umum

BAB II
URAIAN TUGAS KARYAWAN

Pasal 4
KEPALA KANTOR

  1. Memperhatikan dan mengatur ketertiban Kantor Majelis Jemaat agar Pelayanan terhadap Jemaat berjalan baik.
  2. Melayani permintaan Baptisan, Nikah dan Pendaftaran Katekisasi untuk selanjutnya melaporkannya kepada Pendeta dan atau Ketua Majelis Jemaat.
  3. Memperhatikan kelancaran Administrasi Kantor Majelis Jemaat GPIB EKKLESIA secara menyeluruh.
  4. Mengkoordinasikan Pengkhotbah bersama Komisi IMAJI untuk selanjutnya melaporkannya kepada  Pendeta dan atau Ketua Majelis Jemaat.
  5. Apabila Kepala Kantor berhalangan, tugas-tugas sebagaimana dimaksut ayat 1, 2, 3 dan ayat 4 pasal ini, dapat didelegasikan kepada Karyawan Bidang Administrasi.

Pasal 5
BIDANG ADMINSTRASI

Bidang administrasi meliputi:

  1. Tenaga Bidang Administrasi I
    1. Mengagendakan  setiap Surat Masuk dan Surat Keluar dan memperhatikan pengarsipan  surat-surat tersebut.
    2. Mengetik Surat-surat Keluar dan memperhatikan pengirimannya.
    3. Mengetik Surat-surat Gerejani: Baptis, Sidi, Nikah dll berikut mpengarsipannya.
    4. Memperhatikan pengiriman Surat kepada para Pengkhotbah Ibadah Hari Minggu                   bersama Kepala Kantor.
    5. Mengakurasi data warga jemaat.
  2. Tenaga Bidang Administrasi II
    1. Mengetik Warta Jemaat yang akan diterbitkan setiap hari Minggu.
    2. Mengetik Jawdal-jadwal Ibadah Hari Minggu dan Kebaktian Rumah Tangga, Paduan Suara, Organis dan memperhatikan distribusinya bersama Kepala Kantor.
    3. Mengatur dan mengisi Buku Registrasi Keanggotaan Jemaat.
    4. Mengarsipkan semua surat atau dokumen lain yang diketiknya secara baik dan teratur.
  3. Disamping tugas-tugas sebagaimana dimaksud ayat 1 dan 2, Tenaga Administrasi I dan II, baik bersama-sama atau sendiri-sendiri membantu pekerjaan pengetikan Badan Pembantu dan Badan Pelaksana Majelis Jemaat.

Pasal 6
BIDANG KEUANGAN

  1. PEMEGANG KAS (KASIR)
    1. Menerima Kolekte atau Persembahan dari Majelis Jemaat atau Badan Pembantu dan Badan Pelaksana.
    2. Menerima Sumbangan yang tidak mengikat dari siapapun kepada Gereja.
    3. Mengatur pengeluaran Uang rutin yang telah diatur dan ditetapkan dalam Anggaran Pengeluaran Jemaat dengan sepengetahuan Ketua IV dan Bendahara PHMJ.
    4. Setiap hari melaporkan kepada Bendahara tentang keadaan Kas dan atau Kas Kecil pada hari itu.
    5. Bertanggung jawab kepada Bendahara atas urusan Bank.
    6. Tidak dibenarkan mengeluarkan Uang menurut kebijaksanaan sendiri, tanpa sepengetahuan Ketua IV dan Bendahara PHMJ.
    7. Pemegang Kas selalu siap sewaktu-waktu jika diadakan pemeriksaan oleh Pengawas atau Pemeriksa.
  2. PEMEGANG BUKU
    1. Membukukan lalu-lintas keuangan Majelis Jemaat GPIB EKKLESIA dengan tertib dan teratur.
    2. Menyusun dan mengetik Warta Keuangan Mingguan dan Laporan-laporan Keuangan Majelis Jemaat menurut pos-pos anggaran dengan benar dan rapi.
    3. Sebelum diperbanyak Laporan-laporan tersebut, terlebih dahulu diperiksa dan ditandatangani oleh Ketua Bidang Daya dan Dana dan Bendahara

Pasal 7
BAGIAN UMUM

  1. KOSTER
    1. Bertanggung jawab sepenuhnya dalam menyiapkan ruangan Ibadah dan hal-hal lain yang diperlukan  dalam setiap Kebaktian Mingu, Hari-hari Raya dan Kebaktian-kebatian lainnya.
    2. Membersihkan Ruangan Gereja, Ruang Pertemuan, Kantor dan Konsistori sesuai kebutuhan.
    3. Menjaga dan memelihara semua Inventaris Gereja sebaik-baiknya.
    4. Membersihkan Toilet agar tetap bersih.
  2. PEMBERSIH TAMAN DAN HALAMAN
    1. Membersihkan seluruh halaman Gedung Gereja EKKLESIA.
    2. Menata Taman dan merawat agar tumbuh-tumbuhan hias tetap subur dan indah serta selalu tampak bersih dan rapi.
    3. Bersama Koster membersihkan  Toilet agar tetap bersih.
  3. PENGEMUDI
    Bertanggung jawab terhadap :
    1. Perawatan dan kebersihan kendaraan yang menjadi tanggung jawabnya.
    2. Melayani keperluan Jemaat atau Pendeta.
    3. Ketentuan khusus yang diatur secara rinci oleh PHMJ dan ditanda tangani bersama untuk dipatuhi dan dilaksanakan
  4. KEAMANAN (SATPAM)
    1. Keamanan kompleks gedung GPIB Ekklesia dan sekitarnya (diluar khusnya tempat parkir).
    2. Kehilangan / pencurian barang-barang milik Jemaat GPIB Ekklesia.
    3. Menjaga keamanan dan ketentraman pada saat jemaat beribadah.
    4. Pengaturan waktu jaga direkomendasikan oleh PHMJ.
    5. pada hal-hal yang khusus harus senantiasa berhubungan dengan pihak POLRI  atau yang terkait, dengan sepengetahuan PHMJ.
  5. RUMAH TANGGA
    1. Bertanggung jawab atas Pemeliharaan dan Penggunaan serta keutuhan Inventaris Gereja, Gedung Gereja, Ruang Pertemuan, halaman Gereja, Pastori, Kendaraan Dinas Pendeta dan Sarana lainnya.
    2. Mengadakan alat-alat kantor dan Ibadah.
    3. Menagani peminjaman inventaris Gereja dengan seizin PHMJ.
    4. Menangani urusan kesejahteraan Karyawan.
    5. Melayani Konsumsi Sidang/ Rapat/ Pertemuan dalam Jemaat GPIB EKKLESIA.

 

BAB III
SISTEM PENGGAJIAN

Pasal 8
Pegawai SINODAL

  1. Sistem penggajian dan kenaikan gaji bagi Pegawai  Sinodal diberlakukan ketentuan berdasarkan Peraturan GPIB Nomor 4 Tahun 1996 Kepegawaian Pendeta dan Pegawai GPIB.
  2. Dikecualikan dari ayat 1 pasal ini, perhitungan Penggajian Pegawai Tetap berada dalam Keputusan Majelis Jemaat GPIB EKKLESIA.

 

Pasal 9
HONORER

Penggajian Karyawan Honorer diatur di dalam Pedoman Karyawan Honorer GPIB Jemaat EKKLESIA.

 

BAB IV
LAIN-LAIN

Pasal 10
IZIN BELAJAR

Bagi Karyawan Sinodal yang ingin melanjutkan sekolah  harus seizin Majelis Jemaat dan disahkan oleh Majelis Sinode, sedangkan bagi Karyawan Honorer izin belajar cukup dari Majelis Jemaat cq. Pelaksana Harian Majelis Jemaat.

Pasal 11
PENERIMAAN KARYAWAN BARU

  1. Penerimaan Karyawan Baru disesuaikan kebutuhan dan dengan tetap memperhatikan kemampuan Keuangan Jemaat 
  2. Proses Penerimaan harus melalui jalur Peraturan GPIB yang berlaku, yakni proses penerimaan Surat Lamaran dan pelatihan sebagai Masa Kerja Percobaan dilaksanakan oleh PHMJ kemudian melaporkan kepada Sidang Majelis Jemaat untuk mendapatkan Keputusan Penerimaan.

Pasal 12
PEMBERHENTIAN KARYAWAN

  1. Pemberhentian Karyawan baik yang Tetap mapun yang Honorer tunduk pada Peraturan GPIB Nomor 4 Tahun BAB VII dan Lampiran C dari Peraturan tersebut
  2. Pemberhentian Pegawai Tetap ditetapkan dengan Surat Keputusan Majelis Sinode GPIB atas usul Majelis Jemaat GPIB EKKLESIA.
  3. Pemberhentian Karyawan Honorer dapat dilakukan atas usulan PHMJ serta diputuskan dalam Sidang Majelis Jemaat.

 

BAB V
KETENTUAN PERUBAHAN DAN PEMBERLAKUAN

Pasal 13
PERUBAHAN

  1. Peraturan Pelaksanaan Majelis Jemaat ini hanya dapat diubah melalui Sidang Majelis Jemaat dengan tetap memperhatikan Tata Gereja dan Peratruan-peraturan GPIB  yang berlaku.
  2. Hal-hal yang belum diatur dalam Peraturan Pelaksana Majelis Jemaat ini, akan diatur tersendiri dalam Peraturan Pelaksana Majelis Jemaat, dan atau ditetapkan dalam Sidang Majelis Jemaat.

Pasal 14
PEMBERLAKUAN

Peraturan Pelaksanaan Majelis Jemaat ini berlaku terhitung mulai tanggal ditetapkan dalam Sidang Majelis Jemaat untuk selanjutnya disahkan oleh Majelis Sinode GPIB. 

 

Ditetapkan di: JAKARTA
Pada Tanggal: 1 Nopember 2004

Disahkan di oleh Majelis Sinode GPIB
Pada tanggal: 18 Nopember 2004