A+ A A-

  • Dilihat: 159

Kasih Yang Kekal

MINGGU ADVEN IV
Yeremia 31: 1-6

“Dari jauh TUHAN menampakkan diri kepadanya: Aku mengasihi engkau dengan kasih yang kekal, sebab itu Aku melanjutkan kasih setia-Ku kepadamu.” ayat 3

Lilin Adven IV warna ungu menandakan “Kasih” hendak menunjuk kepada identitas dan hakekat Allah sebagai sang “Kasih”  (bd 1 Yoh 4:16). Tuhan Allah sangat mengasihi kita. Kasih-Nya nyata di dalam Tuhan Yesus yang datang sebagai manusia untuk menyelamatkan kita. Perjalanan kehidupan kita di sepanjang tahun sampai di Hari Minggu Adven terakhir ini diwarnai dengan berbagai pencarian. Ada yang mencari pekerjaan, jodoh, uang, tempat tinggal, kesuksesan dengan tujuan supaya dapat mengalami hidup bahagia, tenang dan tenteram. Ada yang telah menemukan apa yang dicari, sehingga membuatnya bahagia dan tenteram. Namun, sebagian besar masih mencari dan terus mencari dalam keresahan dan kegelisahan.Luput dari masalah dan pergumulan, muncul masalah dan pergumulan lain. Siang, malam kita telah berusaha tetapi belum tampak juga hasilnya. Lelah, resah dan kecewa mengorek batin yang terkadang mem buat kita bertanya: "Dimanakah Tuhan? Mengapa Tuhan tidak segera menolong kita?"

Menurut Yeremia, dalam situasi sulit seperti juga dialami bangsa Israel, Tuhan mau memperbarui perjanjian-Nya dengan kita. Ia ingin agar kita tetap mengalami kasih-Nya di tengah kesulitan dan kesusahan bagaimana pun. Dikala letih, lesu dalam setiap pencarian kita, Tuhan menampakkan diri dari jauh dan berkata "Aku mengasihi engkau dengan kasih yang kekal, sebab itu Aku melanjutkan kasih setia-Ku kepadamu." (ay 3). Kesulitan, cobaan dan pergumulan hidup sering membuat kita berhenti mengasihi Tuhan dan membatalkan perjanjian-Nya secara sepihak. Namun Tuhan Allah tidak pernah berhenti mengasihi kita. kasih-Nya kekal bagi kita. Oleh karena itu, Ia datang untuk memperbarui perjanjian-Nya dengan kita dan melanjutkan kasih setia-Nya dalam hidup kita.

Tuhan Yesus adalah wujud Perjanjian Baru dan sekaligus wujud kasih Allah yang tetap. Mari kita sambut Dia dan siap memperbaharui perjanjian dengan-Nya. Maka Ia akan melanjutkan kasih setia-Nya di setiap pencarian kita. Ini akan membangun bersama kita, dan membuat kita kembali berhias diri dengan sukacita. Kita akan menikmati hasil jerih lelah, sehingga kita menjadi saksi bagi orang lain.

 

A.F