A+ A A-

  • Dilihat: 160

Kesetiaan Yang Membahagiakan

MINGGU ADVEN I
Mazmur 126: 1-6

Orang yang berjalan maju dengan menangis sambil menabur benih, pasti pulang dengan sorak-sorai sambil membawa berkas-berkasnya. ayat 6

Setiap hasil pekerjaan yang kita kerjakan diharapkan memberi hasil yang memuaskan. Dengan hasil yang memuaskan tersebut segala proses yang dilalui terasa lenyap seiring sukacita kepuasan pekerjaan yang dihasilkan. Namun pernahkah kita merenungkan setiap proses yang dilalui dan dihadapi dalam mencapai hasil yang memuaskan tersebut? Adakah tantangan, kesulitan bahkan
linangan air mata harus dijalani?

Mazmur 126 hendak menyatakan bahwa ditengah penderitaan hidup ada Allah yang tetap bekerja dan berkarya dalam hidup kita. Walau tidak mungkin, namun di dalam Allah membuka pengharapan iman percaya. Iman percaya yang akan terus dinyatakan dalam kesetiaan kita kepada-Nya. Yang memberi kekuatan dan optimis menghadapi segala sesuatu dalam kehidupan kita ini. Ungkapan pemazmur dalam ayat 5 dan 6 dengan kata "akan" dan "pasti" mengandung makna kepastian. Walaupun menabur benih harus mencucurkan air mata, pasti akan menuai dan membawa berkas-berkasnya dengan sorak-sorai. Kita juga mungkin mendengar ada banyak kisah-kisah sukses dimana awalnya mengalami banyak pergumulan dan tantangan, namun semuanya dapat di hadapi dan akan meraih kesuksesan.

Memasuki Minggu Adven I ini, menjadi momentum kita untuk mempersiapkan kelahiran Yesus ditengah-tengah kita. Perlanan waktu yang kita telah lewati sampai memasuki Minggu Adven I ini janganlah menjadi rutinitas kalender tahun gereja saja. Sudahkah kita merenungkan "apakah diri kita sudah menjalani setiap kehidupan dengan kesetiaan kepada Sang Khalik?" Kesetiaan kita akan memberikan kebahagiaan sejati dengan sorak-sorai. Selamat memasuki Minggu Adven. Tuhan memberkati.

L.P.H/ar