A+ A A-

  • Dilihat: 176

Tindakan Nyata dan Benar

MINGGU XXVII SESUDAH PENTAKOSTA
Filipi 1: 1 - 11

Sebab Allah adalah saksiku, betapa aku dengan kasih mesra Kristus Yesus merindukan kamu sekalian. ayat 8

Tindakan atau perbuatan yang kita lakukan bisa berdampak bagi orang lain; bisa berdampak baik atau buruk. Dampak baik yang diberikan akan memberikan efek baik bagi yang merasakannya.Begitu pula sebaliknya, dampak buruk akan memberikan efek yang buruk pula.

Jemaat di Filipi bagi Paulus merupakan jemaat yang selalu memberikan dampak baik melalui pemberian kasih yang diberikan (lih. Fil. 1: 5; 4: 10-19). Walau mengalami penganiayaan dan kesusahan, jemaat hidup dalam kesukacitaan memberi. Artinya ditengah kondisi yang sulit, jemaat di Filipi tetap melakukan tindakan nyata yang benar dalam menopang pelayanan bagi Paulus. Mereka tidak berada pada posisi yang harus di "beri" karena kondisi situasi yang dihadapi. Namun mereka justru menyatakan pemberian ditengah situasi yang sulit. Hal inilah bagi Paulus merupakan wujud hasil buah kebenaran nyata dalam memuliakan dan memuji Allah (ay. 11). Aksi nyata ini memberikan rasa syukur bagi Paulus yang merasakan topangan yang diberikan. Paulus bersyukur ditengah situasi yang dihadapi, jemaat di Filipi tetap setia dalam menyatakan tindakan benar melalui pemberian kasih mereka.

Bagi kita saat ini, melakukan sesuatu yang berdampak baik bagi orang lain dirasakan sangat sulit. Banyak faktor yang mempengaruhi, misalnya apa yang kita lakukan belum tentu berkenan dengan orang lain. Atau tindakan yang kita lakukan tidak didasari ketulusan dan kerelaan. Kita mengharapkan imbalan dan hasil yang akan diperoleh dari tindakan kita tersebut. Oleh karena itu, menjelang memasuki minggu-minggu Adven, kita dituntut untuk bertindak dan berbuat yang benar seturut kehendak-Nya. Setiap orang bisa bertindak atau melakukan apapun namun apakah sesuai dengan kebenaran yang dikehendaki-Nya? Biarlah tindakan kita memberikan dampak baik bagi sekitar kita untuk hormat dan kemuliaan nama-Nya.

L.P.H/MAJI