A+ A A-

Ibadah Malam Menyambut Natal 2009 GPIB Jemaat Ekklesia

Jakarta, gpib-ekklesia.org – Kamis (24/12) suasana ibadah malam natal di GPIB Jemaat Ekklesia, Kalibata - Jakarta Selatan berlangsung semarak dan penuh khidmat. Tidak kurang dari 500 warga jemaat hadir dalam ibadah yang dikenal dalam tradisi Kristen ini sebagai ibadah menyambut kelahiran Yesus Kristus. Warga jemaat yang berasal dari kawasan Kalibata dan sekitarnya telah hadir sejak satu jam sebelum ibadah dimulai.  Kedatangan mereka lebih awal guna mengantisipasi ketersedian tempat duduk di gedung gereja. Nampak jelas terlihat ketika ibadah akan segera dimulai seluruh bangku jemaat baik diruang utama, balkon atas dan belakang terisi penuh, bahkan kursi-kursi yang diatur rapih dihalaman gereja juga tidak ada satupun yang tersisah. Menurut Kepala kantor – Bapak Edison Sanaky bahwa dalam rangka natal 2009 dan tahun baru 2010 pihak Kantor Majelis Jemaat telah mengantisipasi dengan menyewa kursi lipat sebanyak 100 buah dan memasang tenda di halaman gedung gereja.

Ketika lonceng gereja berdentang sebanyak 3 kali, lilin natal dinyalakan dan nyanyian Kidung pembuka dinyanyikan oleh Kantoria, para pelayan ibadah pun berjejer rapih masuk ke ruang ibadah dipimpin oleh seorang Penatua yang memberikan Alkitab kepada pelayan Firman menandakan bahwa Ibadah Malam Natal segera dimulai. Ibadah pun berlangsung dengan khusuk mengikuti liturgie yang ada ditangan jemaat. Terdengar Sahut menyahut antar pelayan liturgie dengan jemaat  dalam memuji nama Tuhan.

Ibadah yang dimulai pukul 18.00 WIB ini berlangsung kurang lebih 2 jam, dengan menggunakan liturgie khusus dari Sinode GPIB. Bertindak sebagai Pelayan Firman adalah Pdt. Henry Jacob, S.Th - Ketua Majelis Jemaat GPIB Ekklesia. Dalam khotbahnya disampaikan bahwa kelahiran Yesus Kristus  kedunia ini memiliki makna yang penting karena Yesus Lahir sebagai Manusia bukan dari keinginan Jasmani, bukan dari keinginan seorang laki-laki melainkan dari Allah dengan kuasa Roh Kudus. Kelahiran Yesus di kandang Hewan mengandung simbol bahwa kelahiranNya untuk setiap orang yang hidupnya seperti kandang atau teraniaya. Dan setiap kita yang mau menerimaNya, Dia mau lahir.

Ibadah malam natal juga dimeriahkan dengan penampilan paduan Suara Sektor III, Paduan Suara Lansia dan Vocal Group Satalon dalam menaikan kidung pujian natal.

Suasana diluar gedung gerejapun juga terlihat mendukung kelancaran Ibadah malam itu. Puluhan petugas keamanan baik dari POLRI, TNI serta beberapa ORMAS membantu menjaga ketertiban dan keamanan.

Selamat Natal.